Peran Seorang Muslimah

Islam sebagai agama yang paling benar tentunya memberikan banyak penjelasan dan perhatian mengenai tugas-tugas seorang wanita. Tentunya jika manusia mau menggunakan akal pikiran dengan jernih dan hati nuraninya dengan bersih, pasti ia akan mengakui kebenaran ajaran Islam sebagai agama fitrah atau manusiawi. Wanita sekarang tidak bisa dipandang sebelah mata lagi, apalagi dilupakan, karena wanita juga merupakan insan yang sangat bermanfaat bagi dunia ini. Oleh karena itu, menjadi seorang wanita bukan merupakan hal yang mudah. Di satu sisi wanita menunjukkan keindahan namun di sisi lain wanita juga menjadi fitnah dunia. Bukan sekedar itu saja namun seorang wanita juga memiliki amanah yang besar yang akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat nanti. Amanah-amanah tersebut terangkai dalam berbagai peran dalam diri seorang wanita didalam kehidupannya. Antara lain peran-peran seorang wanita di dalam islam adalah:

 

1. Wanita sebagai seorang anak

Kedua orang tua kitalah yang telah membesarkan kita sejak kecil, merekalah yang pertama kali memperkenalkan diri kita kepada dunia, merkalah yang memberikan kita gambaran tentang kepercayaan kita dan wawasan mengenai dunia dan akhirat. Sudah seharusnya kita sebagai seorang anak, mematuhi dan berbakti kepada kedua orang tua kita. Seperti firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala: “Dan Rabbmu telah memerintahkan kepada manusia janganlah kalian beribadah melainkanhanya kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orangtua dengan sebaik-baiknya…” (QS. Al Israa’: 23). Sikap dan perlakuan seorang anak wanita terhadap kedua orang tuanya akan mencerminkan dirinya nanti sebagai seorang istri dari suami dan keluarganya. Oleh karena itu, peran seorang wanita sebagai anak adalah memberikan kasih sayang, kepatuhan, bantuan atau pemberian lain yang sesuai dengan kebutuhan orang tua.

 

2. Wanita sebagai Ibu

Sebagai seorang Ibu, wanita muslimah sudah seharusmya mampu mengisi gelas-gelas kosong anaknya dengan berbagai macam ilmu, dan teladan. Artinya, Jika seorang Ibu senantiasa mengisi kesehariannya dirumah dengan berinteraksi dengan anak-anaknya, mendidik anak-anaknya dengan bail maka kebutuhan ruhyah sang anak akan terpenuhi, apa yang tertanam pada diri dan pikiran anak adalah tentang hidup dan ajaran islam yang baik, sehingga sang anak pun tidak merasa kebingungan dan kehilangan arah. Sosok seorang Ibu juga akan menjadikan sebuah figur dan contoh yang akan diikuti oleh anak-anaknya nanti. Oleh karena itu peran seorang wanita sebagai Ibu merupakan salah satu peranan yang sangat penting karena dengan terpenuhinya peranan tersebut secara baik maka nanti akan menghasilkan generasi-generasi muslim yang setiap tujuan dan jalan hidupnya akan berorientasi pada Allah SWT.

“Istri adalah pemimpin di rumah suaminya dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya.” (HR. Bukhori & Muslim)

 

3. Wanita sebagai Istri

Setelah seorang wanita telah memutuskan untuk menikah kemudian dikaruniai anak, maka saat itulah tanggung jawab sebagai ratu rumah tangga semakin besar. Menjadi seorang istri dan adalah sesuatu yang menarik untuk dialami, namun hal itu juga bukan sesuatu hal yang mudah untuk dijalani. Wanita miliki kemampuan besar untuk hamil, melahirkan, menyusui, serta mendidik setiap generasi yang lahir ke dunia ini. Namun, wanita juga merupakan manusia biasa yang memiliki kelemahan, sekuat-kuatnya wanita, pasti juga membutuhkan bimbingam, perlindungan, rasa aman, rasa nyaman, dukungan, motivasi dariseorang Kepala Rumah tangga yaitu Suami sholeh. Atas masing masing fitrah dari Allah SWT tersebut, munculah saling kerja sama, disinilah rasa tanggung jawab atas masing masing peranantara suami dan istri harus selalu dijaga, sehingga tercipta keluarga yang bahagia.Selain berperan sebagai pendidik generasi, wanita juga berperan menjadi penyejuk hati suami,mengingatkan suami dikala khilaf, menjadi pelipur lara disaat suami sedih, menjadi teman sejati sampai akhir khayat, menjadi bidadari nya di dunia maupun diakhirat.

“Kalau seandainya aku (boleh) memerintahkan seseorang untuk sujud kepada seorang yang lain maka akan aku perintahkan seorang wanita untuk sujud kepada suaminya.” (HR. at-Tirmidzi no. 1159, Ibnu Majah no. 1853 san dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

 

4. Wanita sebagai makhluk sosial di dalam masyarakat

Sebagai anggota masyarakat wanita harus mampu ikut serta dan berperan dalam banyak hal. Wanita muslim sudah seharusnya mampu berbicara dengan tegas apabila dihadapkan dengan keadaan atau situasi dimana ia harus menyuarakan suatu kebenaran. Contohnya, ketika di dalam suatu forum diskusi dan intelektual, wanita harus berani mengungkapkan ide-ide cemerlangnya. Banyak hal yang bisa dilakukan kaum wanita dalam masyarakat dan Negara, dan ia punya perannya masing-masing yang tentunya berbeda dengan kaum laki-laki. Hal ini sebagaimana yang dilakukan para shahabiyah nabi. Pada zaman nabi, para shahabiyah biasa menjadi perawat ketika terjadi peperangan, atau sekedar menjadi penyemangat kaum muslimin, walaupun tidak sedikit pula dari mereka yang juga ikut berjuang berperang menggunakan senjata untuk mendapatkan syahadah fii sabilillah, seperti Shahabiyah Ummu Imarah yang berjuang melindungi Rasulullah dalam peperangan. Sehingga dalam hal ini, peran wanita adalah sebagai penopang dan sandaran kaum laki-laki dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

Keberadaan dan kehidupan seorang wanita sangat berpengaruh terhadap kehidupan ini. Wanita memiliki sifat-sifat dan ciri-ciri yang bermanfaat untuk menjalankan baik kegiatan di rumah tangga, kegiatan belajar-mengajar, dan semua kegiatan sehari-hari. Peran seorang perempuan dalam memapak kebangkitan adalah berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi wanita muslimah yang shalihah, karena sesungguhnya wanita yang shalihah akan dicintai oleh Allah dan rasul-rasul-Nya, keluarganya, saudara-saudaranya, suami dan anaknya. Itulah yang dijanjikan Allah S.W.T. Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika kita menyiapkan diri untuk menjadi wanita yang lebih baik lagi dari sekarang.

 

Referensi:

Felix Siauw, 2012 Peran Muslimah Dalam Kebangkitan Islam, http://felixsiauw.com/home/peran-muslimah-dalam-kebangkitan-islam/

Nihrasyiah, 2014 Peran Wanita Dalam Islam, http://www.academia.edu/7055465/peran_wanita_dalam_islam

Leave a Reply